You are currently browsing the daily archive for Agustus 5th, 2008.
Kenaikan BBM merupakan politik yang berdampak menekan kehidupan rakyat banyak. Rakyat yang sudah menderita dengan berbagai ragam kenaikan harga bahan pokok sebelumnya, kini mereka harus menerima penderitaan lagi dengan kenaikan harga BBM. Tetapi dengan adanya BLT walaupun hanya untuk 7 bulan, tetapi itu bisa melegakan hati untuk sementara. Tujuannya agar rakyat merasa berhutang budi pada pemerintah.
Efect domino karena kenaikan BBM ini oleh pemerintah hanya dikompensasi melalui program Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan disalurkan kepada masyarakat miskin yang tersebar di kota besar. Dengan hanya Rp. 300 ribu rupiah, rakyat yang dikategorikan miskin ini rela antri berjam-jam, berdesak-desakan bahkan ada yang sampai baku hantam berebutan untuk mendapatkan bagian. Sudah dikemanakan harga diri bangsa ini rakyat disuruh meminta-minta. Apakah tidak ada program lain yang bersifat mendidik, padahal pakar-pakar ekonomi berserakan di republik ini. Diperparah dengan data tentang kemiskinan itu sendiri yang tidak jelas.
Apakah dengan BLT semua rakyat miskin dapat terbantu? Departemen sosial sendiri menyatakan bahwa 3 tahun silam efektifitas BLT hanya sekitar 54,96 persen, sementara hanya sekitar 45% rumah tangga miskin penerima BLT menyatakan bahwa bantuan itu meringankan beban hidup mereka yang kian berat pasca kenaikan harga BBM 2005.
Read the rest of this entry »






